_SERI FIKIH WANITA_
🌸 *HAK ISTRI ATAS SUAMI* 🌸
*Istri mempunyai hak yang wajib ditunaikan oleh suami, jika tidak ditunaikan, maka suami berdosa.*
📖 Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
*🌿أَلَا إِنَّ لَكُمْ عَلَى* *نِسَائِكُمْ حَقًّا وَلِنِسَائِكُم*ْ *عَلَيْكُمْ *حَق*ًّا
*🍂“Ketahuilah, sesungguhnya kalian memiliki hak yang wajib ditunaikan oleh istri-istri kalian, dan istri-istri kalian memiliki hak yang wajib kalian tunaikan*.” (Shahih Ibnu Majah no. 1501)
🌾Muslim yang cerdas akan senantiasa berusaha menunaikan hak istrinya tanpa melihat apakah haknya sendiri terpenuhi atau tidak, *di antaranya hak istri adalah:*
*🍂1. Istri berhak diberi nafkah oleh suaminya sesuai dengan kondisi ekonomi.*
*🍂2. Istri berhak dipergauli dengan cara yang makruf.*
*🍂3. Suami tidak menyebarkan rahasia istri.*
⏩ Pembaca setia, Anda telah mengetahui tiga hak istri atas suami pada edisi lalu. Berikut ini kami akan menyebutkan hak-hak istri yang lainnya. Semoga bahasan ini menambah ilmu dan amal kita semua.
*🍂4. Suami mengajari istri perkara-perkara agama yang penting.*
⏩ Suami wajib mengajarkan kepada istrinya perkara-perkara agama yang penting jika si istri belum memiliki ilmu tentangnya; atau mengizinkan si istri untuk menghadiri majelis-majelis ilmu agar bisa mempelajarinya. Haram bagi suami mencegah si istri. Sebab, kebutuhan istri untuk memperbaiki agama dan menyucikan jiwanya tidak kalah penting dibandingkan dengan kebutuhannya terhadap makanan dan minuman.
*🍂5. Suami hendaknya tidak begadang di luar rumah hingga menjelang akhir malam.*
⏩ Hal ini berdasarkan kisah Abud Darda’ radhiyallahu ‘anhu, salah satu sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam, yang mengerjakan shalat pada malam hari dan berpuasa pada siang hari sehingga melalaikan istrinya. Mendengar berita tentang hal ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam pun bersabda kepadanya,
🌿 *إِنَّ لِأَهْلِكَ عَلَيْكَ حَقًّا*
🍂 *“Sesungguhnya istrimu memiliki hak atasmu.”* (HR. al-Bukhari).
*‼ WARNING:*
📌 Sahabat Abu Darda' dilarang begadang malam hari karena melalaikan istrinya, padahal begadang beliau adalah dalam rangka beribadah shalat malam. *Lalu bagaimanakah dengan keadaan suami yang begadang tiap malam karena ngobrol, hura hura, apalagi main wanita? Na'udzubillah, tentu dosa nya suami itu Lebih besar.*
⏩ Ada suami yang menjaga hak istrinya hanya ketika masih cinta dan tertarik kepada si istri. Setelah istrinya berusia lanjut, sakit-sakitan, atau fakir, dia menceraikannya dan melupakan masa-masa indah yang telah mereka lalui sebelumnya. Tidakkah dia mendengar firman Allah,
🌿 *وَلَا تَنسَوُاْ ٱلۡفَضۡلَ بَيۡنَكُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرٌ ٢٣٧*
🍂 *“Dan janganlah kalian melupakan keutamaan di antara kalian. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan.”* (al-Baqarah: 237)
*🍂6. Suami memerintah istri, anak, dan semua orang yang berada di bawah tanggungannya untuk menunaikan shalat.*
📖 Hal ini berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’ala,
🌿 *وَأۡمُرۡ أَهۡلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصۡطَبِرۡ عَلَيۡهَاۖ*
🍂 *“Dan perintahlah keluargamu untuk menunaikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.”* (Thaha: 132)
📖 Dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam,
🌿 *مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ*
🍂 *“Perintahlah anak-anak kalian untuk melakukan shalat ketika mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka karena meninggalkan shalat saat mereka berusia sepuluh tahun serta pisahkanlah tempat tidur mereka.”* (HR. Abu Dawud dengan sanad hasan, dinyatakan shahih oleh al-Albani dalam al-Irwa’ 1/266)
❓ *Apakah hak istri berikutnya?*
⏩ *Simak edisi selanjutnya insyaallah...*
🌹🌿🌹🌿🌹🌿🌹🌿🌹🌿
💻 Diringkas dengan tambahan dari qanitah.com
📢 *Published By:*
🌐 Group BIS & BMS
📱 *Repost By :*
Grup WA Bahir Community







0 komentar:
Posting Komentar