Akun save. Diberdayakan oleh Blogger.

.

RSS

Ciri ciri wanita syurga

*⚘TAUSIYAH MALAM⚘*

*Wanita Ahli Surga Dan Ciri-Cirinya*

Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati.

Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Diantaranya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. Muhammad : 15)

“Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (QS. Al Waqiah : 10-21)

Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala kelak akan mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al Qur’an yang mulia, diantaranya :

“Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik.” (QS. Al Waqiah : 22-23)

“Dan di dalam Surga-Surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.” (QS. Ar Rahman : 56)

“Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (QS. Ar Rahman : 58)

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al Waqiah : 35-37)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :

“ … seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya.” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu)

Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Diantara yang didendangkan oleh mereka : “Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan.” Dan mereka juga mendendangkan : “Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan pergi.” (Shahih Al Jami’ nomor 1557)

Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga

Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?

Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.

Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Diantara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :

1. Bertakwa.

2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.

3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.

4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.

5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.

6. Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.

7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.

8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.

9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.

10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.

11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.

12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).

13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.

14. Berbakti kepada kedua orang tua.

15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.

Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman :

“ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. An Nisa’ : 13).

Wallahu A’lam Bis Shawab.

Sumber : salafy.or.id
Repost by : bahir_id

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

syirik penghapus amalan shalih

🌷 *TAUSIYAH SIANG* 🌷

*Syirik, Penghapus Amalan-Amalan Shalih*

Allah Ta’ala berfirman dalam Al Qur’an yang mulia:

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu: “Jika kamu berbuat syirik, niscaya akan terhapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”
(Qs. Az Zumar: 65).

Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah menyebutkan sebab turunnya ayat ini: “para salaf menyebutkan sebab turunnya ayat ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan lainnya, dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu’anhu: bahwasanya kaum Musyrikin dengan kejahilan mereka, mengajak Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam untuk beribadah kepada sesembahan mereka bersama mereka”
(Tafsir Ibnu Katsir, 7/113).

Kesyirikan adalah penghapus amalan shalih. Hal ini berlaku sejak dahulu, yaitu para Nabi dan Rasul terdahulu. As Sa’di rahimahullah menjelaskan : “‘Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada orang-orang yang sebelummu‘ maksudnya seluruh para Nabi terdahulu. ‘Jika kamu berbuat syirik, niscaya akan terhapuslah amalmu‘ amaluka di sini merupakan mufrad mudhaf, sehingga maksudnya mencakup semua amalan dan seluruh para Nabi. Yaitu bahwa perbuatan syirik itu menghapus semua amalan. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

ذَلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan
(QS. An An’am: 88)

dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi maksudnya rugi dunia dan akhirat. Maka, dengan kesyirikan, terhapuslah semua amalan. Dan pelakunya berhak mendapatkan hukuman dan adzab”
(Taisir Karimirrahman, 729).

Imam Ath Thabari rahimahullah menafsirkan: “maksudnya, jika engkau berbuat syirik terhadap Allah wahai Muhammad, maka akan terhapus amalanmu. Dan engkau tidak akan mendapatkan pahala, juga tidak mendapatkan balasan, kecuali balasan yang pantas bagi orang yang berbuat syirik kepada Allah”
(Tafsir Ath Thabari, 21/322).

_Sumber : Channel Kajian Islam_

*Repost By : Bahir Whatsapp Group*
*Follow Ig ; Bahir_id*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

musik disyurga

🍄 *TAUSIYAH SIANG* 🍄

*Apakah Ada Musik Disurga?*

Dalam al-Quran, terdapat celaan untuk nyanyian dan musik.

Allah berfirman,

ﻭَﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻣَﻦْ ﻳَﺸْﺘَﺮِﻱ ﻟَﻬْﻮَ ﺍﻟْﺤَﺪِﻳﺚِ ﻟِﻴُﻀِﻞَّ ﻋَﻦْ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ
“Di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan Lahwul hadits untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah.”
(QS. Luqman: 6)

Mengenai makna ‘ Lahwul Hadits’ terdapat penjelasan dari beberapa sahabat, diantaranya

[1] Keterangan Ibnu Mas’ud,
Dari Abu Shahba’ al-Bakri,

ﺃﻧﻪ ﺳﻤﻊ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻣﺴﻌﻮﺩ - ﻭﻫﻮ ﻳﺴﺄﻝ ﻋﻦ ﻫﺬﻩ ﺍﻵﻳﺔ : } ﻭﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻣﻦ ﻳﺸﺘﺮﻱ ﻟﻬﻮ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻟﻴﻀﻞ ﻋﻦ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ { - ﻓﻘﺎﻝ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ : ﺍﻟﻐﻨﺎﺀ، ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺬﻱ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﻫﻮ، ﻳﺮﺩﺩﻫﺎ ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ

Beliau mendengar Abdullah bin Mas’ud – ketika ditanya tentang ayat di atas – kata Abdullah bin Mas’ud, “Itu nyanyian, demi Allah, Dzat yang tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Dia.” Beliau ulang-ulang sebanyak 3 kali.
(Tafsir Ibnu Katsir, 6/330)

[2] Keterangan Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma,

ﻗﺎﻝ ﺣﺒﺮ ﺍﻷﻣﺔ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ : ﻫﻮ ﺍﻟﻐﻨﺎﺀ

Tinta umat islam – Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma , mengatakan, “Itu nyanyian.”

[3] Keterangan Imam Mujahid – rahimahullah –,

ﻭﻗﺎﻝ ﻣﺠﺎﻫﺪ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ : ﺍﻟﻠﻬﻮ ﺍﻟﻄﺒﻞ

Mujahid mengatakan, ‘ al-Lahw u adalah genderang.’
(Tafsir at-Thabari, 21/40)

[4] Keterangan Hasan al-Bashri – rahimahullah –, beliau mengatakan,

ﺃﻧﺰﻟﺖ ﻫﺬﻩ ﺍﻵﻳﺔ : } ﻭﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻣﻦ ﻳﺸﺘﺮﻱ ﻟﻬﻮ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻟﻴﻀﻞ ﻋﻦ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻐﻴﺮ ﻋﻠﻢ { ﻓﻲ ﺍﻟﻐﻨﺎﺀ ﻭﺍﻟﻤﺰﺍﻣﻴﺮ

“Ayat ini (Luqman: 6) diturunkan terkait nyanyian dan seruling.” (Tafsir Ibnu Katsir, 6/331)

Ini semua menunjukkan bahwa musik adalah sesuatu yang tercela.
Apakah sesuatu yang tercela ini ada surga?
Untuk nasyid dan nyanyian, tidak semuanya tercela.
Karena itu, pernah ada orang bernyanyi di samping Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika hari raya, dan beliau biarkan.
Di surga, para bidadari menyambut para suaminya dengan nyanyian merdu mereka.

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma , Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺇِﻥَّ ﺃَﺯْﻭَﺍﺝَ ﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻟَﻴُﻐَﻨِّﻴﻦَ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟَﻬُﻦَّ ﺑِﺄَﺣْﺴَﻦِ ﺃَﺻْﻮَﺍﺕٍ ﺳَﻤِﻌَﻬَﺎ ﺃَﺣَﺪٌ ﻗَﻂُّ ، ﺇِﻥَّ ﻣِﻤَّﺎ ﻳُﻐَﻨِّﻴﻦَ : ﻧَﺤْﻦُ ﺍﻟْﺨَﻴِّﺮَﺍﺕُ ﺍﻟْﺤِﺴَﺎﻥُ ﺃَﺯْﻭَﺍﺝُ ﻗَﻮْﻡٍ ﻛِﺮَﺍﻡٍ

Sesungguhnya para istri di surga mereka bernyanyi di depan suaminya dengan suara yang paling merdu yang pernah didengar seseorang.

Diantara lirik nyanyian mereka,

ﻧَﺤْﻦُ ﺍﻟْﺨَﻴِّﺮَﺍﺕُ ﺍﻟْﺤِﺴَﺎﻥُ ﺃَﺯْﻭَﺍﺝُ ﻗَﻮْﻡٍ ﻛِﺮَﺍﻡٍ

“Kami para bidadari indah, istri orang-orang yang mulia…”
(HR. Thabrani dalam Mu’jam al-Ausath, 5/149 dan dishahihkan al-Albani dalam Shahih at-Targhib)

*Adakah musik di surga?*

Ada beberapa ayat yang menyatakan bahwa penduduk surga tidak mendengar laghwun (suara sia-sia) dan suara-suara sumber dosa.

Diantaranya, firman Allah,

ﻟَﺎ ﻳَﺴْﻤَﻌُﻮﻥَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻟَﻐْﻮًﺍ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺄْﺛِﻴﻤًﺎ

“Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa.”
(QS. Al-Waqi’ah: 25)

Allah juga berfirman di surat Thur,

ﻳَﺘَﻨَﺎﺯَﻋُﻮﻥَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻛَﺄْﺳًﺎ ﻟَﺎ ﻟَﻐْﻮٌ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺄْﺛِﻴﻢٌ

“Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa.”
(QS. At-Thur: 23)

Ketika penjelasan tentang musik, apakah kelak ada di surga, Lembaga Fatwa Syabakah Islamiyah menjelaskan hukum musik, lalu menyebutkan dalil di surat al-Waqiah, kemudian menyatakan,

ﻭﻋﻠﻰ ﻫﺬﺍ، ﻓﻤﺎ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻠﻤﻮﺳﻴﻘﻰ ﺃﻥ ﺗﻜﻮﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ؛ ﻓﺈﻥ ﺍﻹﺛﻢ ﻭﺍﻟﻠﻐﻮ ﻭﻣﺎ ﺷﺎﺑﻬﻬﻤﺎ ﻻ ﻣﻜﺎﻥ ﻟﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ؛ ﻭﺃﻳﻀﺎ، ﻓﺎﻟﺠﻨﺔ ﺩﺍﺭ ﻃﻴﺒﺔ، ﻭﺃﻫﻠﻬﺎ ﻃﻴﺒﻮﻥ ﻻ ﻳﺸﺘﻬﻮﻥ ﺇﻻ ﺍﻟﻄﻴﺐ

Oleh karena itu, tidak layak musik ada si surga. Karena dosa dan bunyi sia-sia atau semacamnya tidak ada tempat di surga.. dan juga, surga adalah negeri yang baik, penghuninya orang-orang baik, dan mereka tidak menginginkan kecuali kebaikan. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 257992)

_Sumber : Konsultasisyariah.com_

*Repost By : Bahir Whatsapp Group*
*Follow Ig : Bahir_id*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

cek BPOM KOSMETIK

Cek kosmetik anda berbahaya atau tidak.ceek di BPOM
http://ceknie.pom.go.id/
jika terdaftar maka aman jika tidak makan berbahaya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

cek telkomsel terbaru

*889# tidak dapat diakses - Seperti hari-hari sebelumnya untuk kebutuhan internet terkhusus di ponsel android di setiap membeli/mengisi paket data internet adalah "wajib" mengecek sisa kuota internet apakah masih ada/tersedia. Karena bila kita tidak teliti dan tidak rutin mengeceknya tentu bisa jadi pulsa telpon anda yang akan tersedot.

Nah, hari ini baru saja saya mengisi paket data internet dari Simpati seharga Rp. 50.000,- dan seperti biasa saya mengecek apakah paket internet sudah masuk atau belum. Dengan memasukan kode *889# semestinya pesan paket internet sudah masuk atau belum pun akan di tampilkan.

Namun, semenjak beli sampai dengan saat ini bila saya menekan kode tersebut yang ditampilkan selalu pesan seperti tulisan dibawah ini :
" Cek kuota di My Telkomsel App atau hub *888# "

Selidik punya selidik, baru saja baca status teman di facebook ternyata terhitung tanggal 31 Januari 2017 untuk pengguna TELKOMSEL untuk cek kuota internet, cek bonus telpon dan cek bonus sms tidak dapat lagi diakses melalui *889#.

Untuk selanjutnya anda bisa melakukan pengecekan bonus-bonus tersebut dapat dilakukan dengan mengakses :


Cara cek masa aktif kuota Simpati, Loop dan Kartu As.
Cara cek paket telkomsel yang sedang digunakan dengan cara mengakses :
*888*3*1#

Cara cek paket nelpon telkomsel
Untuk mengetahui bonus telpon dengan cara mengakses :
*888*3*2#

Sementara itu untuk mengetahui bonus SMS dengan cara mengakses :
*888*3*3#

Selain itu untuk mengecek paket internet bisa juga dengan cara mengetik :
FLASH INFOV2 dan kirim ke 3636

Cara cek masa aktif kartu simpati
Cara mengetahui masa aktif kartu simpati masih tetap dengan mengakses:
*888#

Cara cek kuota telkomsel 4G/LTE.
Cara cek kuota telkomsel Jaringan 4G dengan mengakses:
*888*3*1# atau *632*1#

UPDATED:
Cara lain bisa juga dengan cara mengakses :
*632*1# untuk mengetahui paket (bonus) internet
*632*2# untuk mengetahui bonus telpon
*632*3# untuk mengetahui bonus SMS
*632*4# untuk mengetahui bonus lainnya

Demikian artikel tentang cara baru cek bonus telkomsel ini, semoga bermanfaat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ucapan lebaran yg benar

.   人
. (___)
. ┃口┃
. ┃口┃
. ┃口┃
. ┃口┃.      人.           
. ┃口┃. .-:'''"''";-.  人
. ┃口┃(*(*(*|*)*))(__)
  ┃ - ┃║∩∩∩║. |口||┃
. ┃┃┃┃┃┃┃┃┃┃. |三||┃
. ┃┃┃┃┃┃┃┃┃┃. |三||┃

Kami sekeluarga
.
*_Mengucapkan_*  :

تقبل الله منا ومنكم
من العائدين والفائزين والمقبولين
كل عام وأنتم بخير

TAQABBALLAHU MINNA WA MINKUM
MINAL AIDIN WAL FAIZIN WAL MAQBULIN
KULLU AAMIN WA ANTUM BIKHAIR

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ucapan saat hari lebaran

Assalaamu'alaykum Warahmatullah Wabarakatuh

*Pernah dapat atau mungkin share tulisan yang katanya tulisan Ustadz Dr Syafiq Basalamah yang melarang ucapan Minal Aidzil Wal Faizin?*

*Ketahuilah ternyata itu bukan dari Ustadz Syafiq dan beliau berlepas diri dari tulisan tersebut*

Simak penjelasan beliau berikut ini oleh Ustadz Dr Syafiq Basalamah

📕 📓 📕 📓 📕 📓 📕 📓

✒ *_Oleh Ustadz Dr Syafiq Basalamah_*

بسم الله الرحمن الرحيم

akhi ukhti…

salam alaikum warahmatullah wabarakatuh

Esok atau lusa kita akan berIedul fitri
semoga Allah memberikan taufiqnya kepada kita agar kita bisa menyempurnakan ibadah kita dan menerimanya sebagai sebuah cinta dan ridha

*ana doakan*

*MINAL AIDZIN WAL FAIZIN*

semoga menjadi orang-orang yang kembali kepada Allah
dan sukses serta berhasil dalam menjalani ujian kehidupan ini

mungkin engkau termasuk yang mendapatkan tulisanku
bahwa aku melarang mengucapkan ucapan selamat
MINAL AIDZIN WAL FAIZIN
dengan berbagai vonis yang cukup keji

entah siapa yang menulisnya dan menyebarkannya atas namaku
semoga Allah mengampuni dosa-dosaku dan dia.

ini bukan pertama kalinya, tulisan-tulisan dinisbatkan kepadaku, padahal aku tidak menulisnya, mungkin dia menyimpulkan dari ceramah-ceramahku kemudian menisbatkannya kepadaku.

ucapan selamat apapun yang mengandung doa dan harapan kebaikan itu diperbolehkan pada waktu hari raya idul fitri dan iedul adha
ataupun pada kesempatan-kesempatan kebaikan, seperti lulusnya seseorang dari sebuah ujian dan sebagainya

hal itu kembali kepada tradisi (menurut pendapat yang lebih kuat) selama tidak menangandung hal-hal yang dilarang
yang pernah aku kritisi dari ucapan :
MINAL AIDZIN WAL FAIZIN
adalah mengartikannya dengan
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

maka aku berlepas diri dari tulisannya yang dinisbatkan kepadaku akan larangan mengucapkan
MINAL AIDZIN WAL FAIZIN

dan ana ucapkan kepada seluruh umat islam yang menerima pesanku ini

تقبل الله منا ومنكم
من العائدين والفائزين والمقبولين
كل عام وأنتم بخير

TAQABBALLAHU MINNA WA MINKUM
MINAL AIDIN WAL FAIZIN WAL MAQBULIN
KULLU AAMIN WA ANTUM BIKHAIR

JEMBER, SABTU,  27 RAMADHAN 1437 H
Ditulis ulang
JEMBER, SABTU 29 RAMADHAN 1438H


✅ Dipublish ulang oleh Facebook Page : *Bang Zul Sharing* https://m.facebook.com/bangzulsharing/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

resep rendang Padang

Bahan -bahan
1/2 kg daging sapi, iris2
1 butir kelapa parut (resep asli 3 butir)
1 batang serai, memarkan
3 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
1 lembar daun kunyit
1/2 liter air kelapa
1/2 liter air

Bumbu halus:

50 gram bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 ruas jempol jahe
50 gram cabe merah keriting

Cara memasak :

1 Siapkan semua bahan, Peras kelapa parut dengan air kelapa, tambahkan air biasa peras kembali ambil kentalnya saja.

2 Didihkan santan, masukkan bumbu halus, daun kunyit, daun salam, daun jeruk dan serai, aduk rata.

3 Masukkan daging, aduk2 sampai rata, bumbui garam & sedikit gula, masak sambil terus diaduk sampai santan menyusut dan daging berwarna coklat kehitaman kurleb 2-3 jam, angkat, sajikan. Makin sering diangetin makin enak. (saya belum sampai coklat sudah diangkat, keburu lapar 😂).

Belum ada langkah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rumah Tahfidz

Alamat rumah tahfidz anak
depok-bogor
https://www.google.co.id/maps/dir/-6.4276629,106.7361177/Rumah+Tahfidz+Al+Ikhlas,+Perum+Bojong+Depok+Baru+2,+Jl.+Mawar+Rw.+15,,+Sukahati,+Cibinong,+Bogor,+Jawa+Barat+16913/@-6.4660203,106.7732805,11z/data=!4m6!4m5!1m0!1m2!1m1!1s0x2e69c2326fbefa4d:0xb51e8afb6d46024b!3e0

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DIBALIK PETIR

☔TAUSIYAH SORE☔

*ADA APA DIBALIK PETIR?*

Sebelum hujan lebat datang kadang muncul petir, kilat atau guntur. Ada apa sebenarnya di balik ketiga hal tadi?
Itulah yang akan dijelaskan dalam posting kali ini.

Apa saja kata Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengenai ketiga hal itu? Semoga bermanfaat.

Ar Ra’du (petir) adalah suara yang didengar dari awan. Sedangkan Ash Showa’iq (kilat) adalah api (cahaya) yang muncul dari langit bersamaan dengan suara petir yang keras.
(Rosysyul Barod, 381, Darud Da’i Linnashri wat Tawzii’)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan,
”Dalam hadits marfu’ (sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, pen) pada riwayat At Tirmidzi dan selainnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang petir, lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

مَلَكٌ مِنْ الْمَلَائِكَةِ مُوَكَّلٌ بِالسَّحَابِ مَعَهُ مخاريق مِنْ نَارٍ يَسُوقُ بِهَا السَّحَابَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ

”Petir adalah malaikat yang diberi tugas mengurus awan dan bersamanya pengoyak dari api yang memindahkan awan sesuai dengan kehendak Allah.”

Begitu juga ketika Ali ditanya, sebagaimana dikatakan Al Khoroithi dalam Makarimil Akhlaq. Beliau radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

”Petir adalah malaikat, dan suaranya itu adalah pengoyak di tangannya.”

Dan dalam riwayat lain dari Ali juga,
” Suaranya itu adalah pengoyak dari besi di tangannya”.”

Kemudian Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan lagi,
”Ar ro’du adalah mashdar (kata kerja yang dibendakan) berasal dari kata ro’ada, yar’udu, ro’dan (yang berarti gemuruh).

Namanya gerakan pasti menimbulkan suara. Malaikat adalah yang menggerakkan (menggetarkan) awan, lalu memindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya. Dan setiap gerakan di alam ini baik yang di atas (langit) maupun di bawah (bumi) adalah dari malaikat. Suara manusia dihasilkan dari gerakan bibir, lisan, gigi, lidah, dan dan tenggorokan. Dari situ, manusia bisa bertasbih kepada Rabbnya, bisa mengajak kepada kebaikan dan melarang dari kemungkaran. Oleh karena itu, guntur adalah suara yang membentak awan. Dan kilat adalah kilauan air atau kilauan cahaya. … ”
(Lihat Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah, 24/263-264)
Ketika menafsirkan surat al Baqarah ayat 19, As Suyuthi mengatakan bahwa petir (ar ra’du) adalah malaikat yang ditugasi mengatur awan. Ada juga yang berpendapat bahwa petir adalah suara malaikat. Sedangkan kilat (barq) adalah kilatan cahaya dari cambuk malaikat tersebut untuk menggiring mendung
(Tafsir Jalalain dengan Hasyiyah ash Showi 1/31, ed).

Inilah yang harus engkau amalkan ketika mendengar petir Dari ‘Ikrimah mengatakan bahwasanya Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma tatkala mendengar suara petir, beliau mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ
‘Subhanalladzi sabbahat lahu’
(Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya).
Lalu beliau mengatakan,
”Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya.”
(Lihat Adabul Mufrod no. 722, dihasankan oleh Syaikh Al Albani)

Apabila Abdullah bin Az Zubair mendengar petir, dia menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan,
سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ
‘Subhanalladzi yusabbihur ro’du bihamdihi wal malaikatu min khiifatih’
(Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya). Kemudian beliau mengatakan,

إِنَّ هَذَا لَوَعِيْدٌ شَدِيْدٌ لِأَهْلِ الأَرْضِ

”Inilah ancaman yang sangat keras untuk penduduk suatu negeri”. (Lihat Adabul Mufrod no. 723, dishohihkan oleh Syaikh Al Albani)

Demikian pembahasan dalam posting kali ini. Semoga kita selalu dimudahkan untuk mendapat ilmu yang bermanfaat dan diberi taufik untuk melakukan amalan sholeh.
Aamiin


📖 rumaysho
📌 repost by bahir_id

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Laitatul Qadar

🌱TAUSIYAH PAGI🌱

*MALAM 1000 BULAN PASTI HADIR, TIDAK PERLU SIBUK MENCARI TANDANYA✨*

*Sobat!*
Hari hari ini banyak dari kaum muslimin yang terobsesi untuk mendapatkan _lailatul qadar!_ Mereka sibuk membicarakan dan mendiskusikan perihal keutamaan _Lailatul Qadar._

Berbagai upaya dilakukan untuk mengetahui indikasi-indikasi hadirnya _lailatul qadar._

*Sobat!*
*Percayalah bahwa malam tersebut pasti hadir, anda ketahui tanda-tandanya ataupun anda tidak mengetahuinya, anda menyadari kedatangannya ataupun tidak menyadarinya.*

Dahulu _Nabi shallallahu’alaihi wa sallam_ beri’tikaf dan meningkatkan ibadahnya di malam-malam terakhir bulan ramadhan. Sebagaimana _beliau_ juga membangunkan keluarganya untuk bersama sama beribadah di malam-malam tersebut.

_Beliau shallallahu alaihi wasallam_ tidak menyibukkan diri dengan _mengidentifikasi_ ciri-ciri kedatangan malam _lailatul qadar._

*_Beliau_ lebih memilih untuk meningkatkan amalam di kesepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.* Dengan demikian dapat dipastikan bahwa beliau telah beramal hingga maksimal di malam _lailatul qadar_ yang *jatuh pada salah satu malam dari kesepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.*

Itulah pesan yang _Beliau_ sampaikan melalui sabdanya:

*فَمَنْ كَانَ مُتَحَرِّيَهَا فَلْيَتَحَرَّهَا مِنَ العَشْرِ الأَوَاخِرِ*
.
*_“Barang siapa dari kalian mencari lailatul qadar, hendak ya ia mencarinya di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan”_*
```(Muttafaqun alaih)```

*Sobat!*
Dari pada anda memikirkan dan terus bertanya kapan _lailatul qadar_ datang, lebih bijak bila anda bertanya: *"Apa yang saya lakukan pada malam-malam yang tersisa di bulan Ramadhan ini guna memanfaatkan kehadiran lalilatul qadar?"*

*Percayalah* bahwa anda pasti melalui momentum _lailatul qadar_ sebagaimana orang-orang kafir dan fasik pun juga melalui momentum yang sama. Namun yang membedakan antara anda dari mereka adalah amalan anda, mereka bergelimang dalam dosa dan maksiatnya, *sedangkan anda bisa mengisi _lailatul qadar_ dengan lantunan Al qur’an, dzikir, doa, dan shalat malam.*

*_✏Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., MA._*

Sumber : Muslim.Or.Id

Repost by *bahir_id*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Faedah ayat kursi

🌨TAUSIYAH SORE🌨

*3 Waktu Utama Membaca Ayat Kursi*

*Ayat Kursi*

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.”
(QS. Al Baqarah: 255)

✨Ketika pagi dan petang✨

Mengenai orang yang membaca ayat kursi di pagi dan petang hari, dari Ubay bin Ka’ab, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.”
(HR. Al Hakim 1: 562. Syaikh Al Albani menshahihkan hadits tersebut dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib no. 655)

✨Sebelum tidur✨

Hal ini dapat dilihat dari pengaduan Abu Hurairah pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang seseorang yang mengajarkan padanya ayat kursi.

Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa kalimat tersebut?” Abu Hurairah menjawab, “Ia mengatakan padaku, jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum’. Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari. Dan para sahabat lebih semangat dalam melakukan kebaikan.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?” “Tidak”, jawab Abu Hurairah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Dia adalah setan.”
(HR. Bukhari no. 2311)

✨Setelah shalat lima waktu✨

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.” (HR. An-Nasai dalam Al Kubro 9: 44. Hadits ini dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram). Maksudnya, tidak ada yang menghalanginya masuk surga ketika mati.

Intinya, ayat kursi punya keutamaan yang luar biasa sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut.

Dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Abul Mundzir, ayat apa dari kitab Allah yang ada bersamamu yang paling agung?” Aku menjawab, “Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qayyum.” Lalu beliau memukul dadaku dan berkata, “Semoga engkau mudah memperoleh imu, wahai Abul Mundzir.” (HR. Muslim no. 810)

Al-Qadhi ‘Iyadh menyatakan, “Hadits ini adalah dalil akan bolehnya mengutamakan sebagian Al-Qur’an dari lainnya dan mengutamakannya dari selain kitab-kitab Allah. … Maknanya adalah pahala membacanya begitu besar, itulah makna hadits.”

Apa sebab ayat kursi lebih agung? Imam Nawawi menyebutkan, para ulama berkata bahwa hal itu dikarenakan di dalamnya terdapat nama dan sifat Allah yang penting yaitu sifat ilahiyah, wahdaniyah (keesaan), sifat hidup, sifat ilmu, sifat kerajaan, sifat kekuasaan, sifat kehendak. Itulah tujuh nama dan sifat dasar yang disebutkan dalam ayat kursi.
(Syarh Shahih Muslim, 6: 85)


📖 rumaysho
✏ repost by bahir_id

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berdakwah tanpa tauhid

🍄 *TAUSIYAH SIANG* 🍄

*Berdakwah, Namun Tidak Mendakwahkan Tauhid*

Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan ditanya, “Fadhilatus syaikh, bagaimana pandangan anda mengenai sebagian da’i yang tidak mendakwahkan tauhid. Namun mereka hanya mendakwahkan akhlak mulia dalam mayoritas ceramah dan khutbah mereka”.

Beliau menjawab:

“Dakwah yang demikian tidaklah bermanfaat sama sekali.
Ini sebagaimana badan yang tidak ada kepalanya, maka ia menjadi mayit. Badan jika tidak ada kepalanya, maka bagian badan lainnya tidak bermanfaat. Dakwah yang tidak mendakwahkan tauhid, itu semisal dengan badan yang tidak ada kepalanya.
Melelahkan namun tidak ada faidahnya.

Kalau ada orang yang baik akhlaknya, suka bersedekah, mengerjakan shalat, namun ia berbuat kesyirikan, tidak akan diterima semua amalannya.
Karena yang membuat amalan menjadi sah adalah tauhid.
Dan yang membatalkan amalan-amalan ialah syirik.
Maka wajib kita memberikan perhatian pada dakwah tauhid ini.

Berdakwah tanpa dakwah tauhid, sama saja tidak berdakwah. Bahkan berdakwah tanpa dakwah tauhid, tidak adanya lebih baik daripada adanya. Karena ini memperdaya manusia, orang-orang mengira dakwah demikianlah yang benar.

Tidak ada Rasul yang tidak memulai dakwahnya dengan tauhid.
Silakan perhatikan dakwah para Rasul, dari yang terdahulu hingga yang terakhir yaitu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, mereka demikian (mendakwahkan tauhid)”.

By : Bahir Whatsapp Group
Ig : Bahir_id

Sumber : Muslim.or.id

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kue semprit

Bahan bahan Resep Kue Semprit Renyah

** Tepung Maizena atau Tepung jagung sebanyak 40 gram.

** Vanili bubuk sebanyak seperempat sendik kecil atau sendok teh.

** Gula Pasir Bubuk atau Gula Halus sebanyak 150 gram.

** 2 butir telur ayam. Pisahkan bagian kuning telur dan putih telurnya. Yang dibutuhkan nanti adalah 2 butir kuning telur dan 1 butir putih telurnya.

** Mentaga sebanyak 200 gram.

** Kismis secukupnya atau kurang lebih 90-110 gram. Bahan kismis untuk hiasan di atas kue bisa diganti dengan selain strawbery atau selai nanas.

** Tepung terigu yang mempunya kadar protein sedang sebanyak 380 gram.

#Cara membuat Resep Semprit Gurih dan Enak

1. Ambil satu wadah untuk mencampurkan 40 gram tepung maizena dan tepung terigunya.
Campur sampai rata dan ayak.

2. Ambil lagi satu wadah kecil. Masukkan putih telur dan rendam kismis di dalamnya.

3. Ambil tempat lagi yang ukurannya cukup besar. Masukkan 200 gram margarin, 150 gram gula bubuk, vanili dan 2 butir kuning telur ayamnya. Kocok dan mixer semua bahan di atas sampai rata.

4. Masukkan sedikit demi sedikit campuran tepung terigu dan tepung maizena di atas sambil tetap di aduk. Ulangi sampai campuran tepung habis dan semua bahan tercampur sempurna dan tidak ada gumpalan.

5.Olesi loyang yang akan di gunakan untuk memanggang kue dengan sedikit margarin supaya tidak lengket.

6.Siapkan plastik buat membuat cetakan kue kering sempritnya. Masukkan bahannya ke dalam plastiknya dan semprot berbentuk seperti bunga mawar yang merekah sampai semua loyang terisi adonan setengah jadi.

7.Ambil satu kismis atau selai strawberynya. Letakkan di atas kue tepat di tengahnya.

8.Masukkan ke dalam oven dengan suhu sekitar 165 derajat sampai 175 derajat. Panggang kurang lebih sekitar 21 menit sampai matang dan berwarna kuning kecoklatan.

9. Tunggu Kue Kering Sempritnya dingin terlebih dahulu sebelum di masukkan ke dalam toples kue kering yang kedap udara.

Ternyata tidak terlalu sulit kan membuat kue semprit di atas. Bahan bahan yang diperlukan untuk Resep Kue Semprit nya pun tidak terlalu banyak dan gampang untuk di dapatnya. Teman teman bisa berkreasi sendiri dengan menambahkan pasta coklat atau durian untuk membuat variasi Resep Kue Kering Semprit yang lainnya. Selain untuk konsumsi sendiri, kue kering satu ini bisa juga dijadikan alternatif buat menambah penghasilan lho. Untuk ide resep kue kering lebaran yang lain,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

putri salju

kue kering putri salju


Bahan Kue Putri Salju :
*) 175 gram margarin
*) 3 kuning telur
*) 100 gram keju edam parut
*) 1/4 sendok teh garam
*) 175 gram tepung terigu, ayak
*) 30 gram tepung maizena
*) 350 gram gula bubuk

Lalu untuk proses pemembuatan Kue Putri Salju ini bisa anda simak diabwah:
Cara Membuat Kue Putri Salju

Siapkan loyang pipih, olesi dengan margarin, sisihkan
Kocok margarin hingga mengembang, masukkan telur dan terus kocok hingga mengembang
Masukkan tepung terigu, maizena, aduk rata, tambahkan keju edam dan garam, aduk rata hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk
Ambil satu sendok teh adonan. bentuk bola, taruh di atas loyang, beri jarak
Panggang dalam oven dengan temperatur 160 derajat celcius selama 15 menit hingga matang
Dinginkan, taburi dan lumuri dengan gula bubuk, hingga seluruh bagian kue tertutup gula, simpan dalam stoples kedap udara.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kastangel

kue kering kastangel

Bahan:

Margarine forvita 185 gram
Roombutter 15 gram
Tepung terigu protein rendah 250 – 300 gram, ayak
Kuning telur 3 butir
Keju tua (edam) 150 gram, parut
Keju cheddar 75 gram, parut
Kuning telur 2 butir, kocok, untuk olesan

Cara membuat Kue Kastengel :
1. Kocok margarine forvita dan roombutter hingga lembut.
2. Masukkan kuning telur satu persatu sambil dikocok hingga rata.
3. Tambahkan terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan sendok kayu hingga rata.
4. Masukkan keju tua (edam), aduk kembali hingga rata.
5. Masukkan adonan dalam plastic segitiga, potong ujungnya dengan diameter 1 cm.
6. Semprotkan adonan memanjang, potong adonan dengan panjang 3 cm, rapikan. Letakkan adonan di atas loyang bersemir margarine forvita. Oles permukaan adonan dengan kuning telur dan tavuri keju cheddar.
7. Panggang adonan dalam oven bersuhu 160°C hingga matang selama ±20 menit hingga matang. Angkat dan biarkan dingin.
8. Sajikan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

nastar lagi

kue kering nastar


Bahan :
* 400 gr mentega tawar/ margarin (bisa juga mencampurkan 70% margarin dan 30% mentega)
* 5 btr kuning telur
* 100 gr gula halus
* 2 sdm susu bubuk
* 500 gr terigu protein rendah
* 2 sdm maizena
* 2 btr kuning telur untuk olesan

Bahan Selai Nanas:
- 1 buah nanas, kupas, bersihkan dan parut
- 150gr gula pasir
- 10 cm kayu manis
- 5 buah bunga cengkeh

Cara Membuat Kue Nastar:
# Selai Nanas:

Masukkan nanas parut ke dalam wajan bersama seluruh bahan selai. Masak dengan api kecil
Aduk dengan spatula kayu sampai tidak berair
Angkat dan dinginkan
Setelah dingin, ambil sedikit adonan dan bulatkan seukuran kelereng.

# Nastar:

Kocok gula halus dan margarin dengan speed rendah sampai rata
Masukkan kuning telur, terigu, dan maizena. Kocok lagi hingga rata.
Segera matikan mixer bila adonan mulai berbulir.
Diamkan adonan sebentar.
Panaskan oven di suhu 180 decel
Mulai mencetak nastar dengan cara ambil sedikit adonan nastar, pipihkan, masukkan selai nanas, kemudian tutup sampai selai nanas tidak terlihat.
Tata di loyang dengan jarak kurleb 1 cm tiap nastar.
Panggang selama 20 menit, keluarkan dari dalam oven
Oles dengan bahan olesan, kemudian panggang lagi selama 10 menit.
Keluarkan dari oven dan dinginkan.

TIPS Membuat Kue Nastar:

Kita bisa membeli selai nanas siap pakai di Toko Bahan Kue. Namun yang perlu di ingat, selai nanas yang digunakan untuk membuat nastar dan untuk dioles ke roti itu berbeda.Selai untuk nastar lebih kesat dan padat.
Bila selai siap pakai yang kita beli ternyata masih terlalu lembek, kita bisa mengolahnya ulang dengan cara memasukkan selai tersebut ke dalam wajan dan kita masak sampai airnya kabis.
Jangan pernah menggunakan 100% butter untuk membuat adonan nastar karena bisa dipastikan hasil nastar buatan kita akan sangat rapuh.
Kadang ukuran nastar yang kita bikin tidak seragam, untuk mengatasi masalah ini, kita bisa menggunakan cara: kita gilas adonan nastar dengan menggunakan rolling pin dengan batasan tinggi menggunakan penggaris /majalah yang kita tarush di sisi kanan dan kiri adonan. kemudian kita cetak adonan yang telah digilas tersebut menggunakan cookie cutter bulat yang ukurannya sesuai dengan selera kita. Cara ini selain membuat hasil nastar kita seragam juga mempermudah dan mempercepat pekerjaan kita membuat nastar.
Kenapa kita memoles permukaan nastar setelah nastar kita oven selama 20 menit? tujuannya untuk menghindari permukaan nastar yang gosong dan pecah.
Untuk hasil polesan yang mengkilap dan cantik, kita bisa menambahkan 2 sdm madu ke dalam adonan olesan. Bila perlu, berikan polesan sebanyak 2x sehingga hasil polesannya lebih cantik.
Jangan memixer adonan terlalu lama, karena akan mengakibatkan nastar yang kita buat menjadi keras. sebenarnya bisa saja membuat kue kering tanpa mixer. Cukup menggunakan spatula kayu, pisau pastry, maupun ballon whisk.
Tunggu nastar sampai kering benar sebelum memasukkan nastar ke dalam toples/kemasan untuk menghindari nastar cepat melempem.
Karena isian nastar berupa selai, membuat nastar menjadi cepat berjamur. Oleh karena itu, pastikan selai yang digunakan benar-benar kering dan tidak mengandung air. Selain itu, buatlah nastar maksimal 2 bln sebelum dikonsumsi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hukum sholat qashar

Perlu dibedakan antara jamak dengan qashar. Mengingat banyak orang yang menganggap bahwa jamak identik dengan qashar, padahal hakikatnya adalah dua hal yang berbeda.

Pertama: Hukum qashar

Hukum qashar terkait dengan safar (melakukan perjalanan), atau dengan kata lain: qashar identik dengan safar. Artinya, ketika orang ber-safarmaka disyariatkan untuk meng-qashar shalatnya. Hanya saja, ulama berbeda pendapat tentang hukum qashar ketika safar. Ada yang mengatakan wajib, ada yang mengatakan bahwa hukum qashar adalah sunnah muakkad, dan ada juga yang berpendapat bahwa hukum qasharadalah mubah.

Intinya, semua sepakat bahwa orang yang boleh meng-qashar shalat adalah musafir. Dalil akan hal ini adalah:

a. Dari Ibnu Umar, beliau mengatakan, “Saya sering menyertai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam perjalanan, dan beliau melaksanakan shalat tidak lebih dari dua rakaat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

b. Ibnu Abbas mengatakan, “Sesungguhnya, Allah mewajibkan shalat melalui lisan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam; untuk musafir: 2 rakaat, untuk mukim: 4 rakaat, dan shalat khauf (ketika perang) dengan 1 rakaat.” (HR. Muslim).

Adapun rincian hukum qashar, di antaranya adalah sebagai berikut:

a. Hanya untuk shalat yang jumlahnya 4 rakaat, yaitu: Zuhur, Asar, dan Isya.

b. Jika musafir bermakmum pada orang yang mukim, maka dia mengikuti imam sampai selesai dan tidak boleh qashar.

c. Tidak perlu melaksanakan shalat ba’diyah.

Kedua: Hukum jamak

Hukum asal pelaksanaan shalat adalah dikerjakan sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Namun, jika ada sebab tertentu, sehingga seseorang harus menjamak shalatnya maka hal itu diperbolehkan. Batasannya adalah: selama ada sebab yang mengakibat seseorang kesulitan untuk melaksanakan shalat sesuai waktunya maka dia diperbolehkan untuk menjamak shalatnya.

Di antara penyebab bolehnya men-jamak shalat adalah safar. Dengan demikian, orang yang safar, diperbolehkan untuk melaksanakan shalat dengan jamak-qashar.

Di antara aturan jamak adalah:

a. Hanya boleh untuk pasangan: Zuhur-Asar atau Maghrib-Isya.

b. Khusus untuk orang yang hendak safar:

– Jika berangkat safar sebelum shalat yang pertama, maka sebaiknya menjamak shalat  di akhir waktu (jamak ta’khir). Misalnya: Jika berangkat sebelum Zuhur, maka shalat Zuhur dan Asar di-jamak di waktu Asar.

– Jika berangkatnya sesudah shalat pertama maka sebaiknya men-jamak shalat di awal waktu. Misalnya: Jika berangkat setelah Zuhur, maka shalat Asarnya dilakukan di waktu Zuhur.

Allahu a’lam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

mengusap wajah setelah Doa

🌹Tausiyah Sore🌹

Hadits Mengusap Wajah Setelah Do’a

Mengenai hadits tersebut di antaranya disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam kitab Bulughul Marom

وَعَنْ عُمَرَ – رضي الله عنه – قَالَ: – كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا مَدَّ يَدَيْهِ فِي اَلدُّعَاءِ, لَمْ يَرُدَّهُمَا, حَتَّى يَمْسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ – أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ

Dari ‘Umar radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammembentangkan tangannya ketika berdo’a, beliau tidak menurunkannya sampai beliau mengusap kedua tangan tersebut ke wajahnya.

Hadits ini dikeluarkan oleh At Tirmidzi. Ibnu Hajar mengatakan bahwa hadits ini memiliki penguat, yaitu dari hadits Ibnu ‘Abbas yang dikeluarkna oleh Abu Daud. Yang keseluruhan jalannya menunjukkan bahwa hadits tersebut hasan.

Sedangkan ulama lain mendhoifkan hadits di atas. Adz Dzahabi mengatakan bahwa dalam hadits tersebut terdapat Hammad dan dia termasuk perowi yang dho’if (lemah)[1]. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini dho’if jiddan (lemah sekali).[2]

Penilaian Para Ulama Mengenai Mengusap Wajah Setelah Do’a

Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah berkata,

لا يعرف هذا ، أنه كان يَمسح وجهه بعد الدعاء إلا عن الحسن .

Aku tidak mengtahui hadits yang shahih tentang amalan ini. Hanya Al Hasan yang mengusap wajah setelah do’a.[3]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

وَأَمَّا رَفْعُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْهِ فِي الدُّعَاءِ : فَقَدْ جَاءَ فِيهِ أَحَادِيثُ كَثِيرَةٌ صَحِيحَةٌ وَأَمَّا مَسْحُهُ وَجْهَهُ بِيَدَيْهِ فَلَيْسَ عَنْهُ فِيهِ إلَّا حَدِيثٌ أَوْ حَدِيثَانِ لَا يَقُومُ بِهِمَا حُجَّةٌ

Adapun mengangkat tangan saat berdo’a dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana terdapat dalam banyak hadits yang menerangkan hal ini. Adapun mengusap wajah setelah do’a, tidak ada yang menerangkan hal ini kecuali satu atau dua hadits yang tidak bisa dijadikan hujjah (alasan).[4]

Al ‘Izz bin ‘Abdis Salam rahimahullah berkata,

ج. قال العز بن عبد السلام : ولا يمسح وجهه بيديه عقيب الدعاء إلا جاهل .

Tidak ada yang mengusap wajah dengan kedua tangan setelah do’a kecuali orang yang jahil (bodoh).[5]

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Bazrahimahullah ditanya,

ما حكم مسح الوجه باليدين بعد الدعاء وخاصة بعد دعاء القنوت وبعد النوافل ؟

Apa hukum mengusap wajah dengan kedua tangan setelah berdo’a, khususnya setelah do’a qunut atau do’a setelah shalat sunnah?

Beliau rahimahullah menjawab,

حكمه أنه مستحب ؛ لما ذكره الحافظ في البلوغ في باب الذكر والدعاء ، وهو آخر باب في البلوغ أنه ورد في ذلك عدة أحاديث مجموعها يقضي بأنه حديث حسن ، وفق الله الجميع والسلام عليكم.

Hukumnya adalah disunnahkan sebagaimana hadits yang disebutkan oleh Al Hafizh Ibnu Hajr dalam kitab Bulughul Marom Bab Dzikr wa Du’a. Bab tersebut adalah akhir bab dalam Bulughul Marom. Hal ini dijelaskan dalam beberapa hadits yang semuanya jika dikumpulkan mencapai derajat hasan. Semoga Allah memberi taufik pada kalian seluruhnya, was salaamu ‘alaikum.[6]

Dalam soal yang lain Syaikh Ibnu Baz rahimahullahditanya,

سمعت أن المسح على الوجه بعد الدعاء بدعة، وأن تقبيل القرآن الكريم بدعة، أفيدونا عن ذلك؟ جزاكم الله خيراً.

Aku pernah mendengar ada yang mengatakan bahwa mengusap wajah setelah berdo’a termasuk bid’ah. Berilah kami kejelasan dalam hal ini. Jazakallah khoiron.

مسح الوجه بعد الدعاء ليس بدعة، لكن تركه أفضل للأحاديث الضعيفة وقد ذهب جماعة إلى تحسينها؛ لأنها من باب الحسن لغيره، كما ذلك الحافظ بن حجر -رحمه الله- في آخر بلوغ المرام، وذكر ذلك آخرون، فمن رآها من باب الحسن استحب المسح، ومن رآها من قبيل الضعيف لم يستحب المسح، والأحاديث الصحيحة ليس فيها مسح الوجه بعد الدعاء، الأحاديث المعروفة في الصحيحين، أو في أحدهما في أحد الصحيحين ليس فيها مسح، إنما فيها الدعاء، فمن مسح فلا حرج، ومن ترك فهو أفضل؛ لأن الأحاديث التي في المسح بعد الدعاء مثلما تقدم ضعيفة، ولكن من مسح فلا حرج، ولا ينكر عليه، ولا يقال بدعة،

Perlu diketahui bahwa mengusap wajah setelah shalat bukanlah bid’ah. Akan tetapi meninggalkannya itu afdhol (lebih utama) karena dho’ifnya hadits-hadits yang menerangkan hal ini. Namun sebagian ulama telah menghasankan hadits tersebut karena dilihat dari jalur lainnya yang menguatkan. Di antara ulama yang menghasankannya adalah Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah dalam akhir kitabnya Bulughul Marom. Demikian pula dikatakan ulama yang lainnya. Barangsiapa yang berpendapat  bahwasanya haditsnya hasan, maka disunnahkan baginya untuk mengusap wajah. Sedangkan yang mendho’ifkannya, maka tidak disunnahkan baginya untuk mengusap wajah. Namun tidak ada hadits shahih yang menganjurkan mengusap wajah sesudah do’a. Begitu pula hadits yang telah ma’ruf dalam Bukhari Muslim atau salah satu dari keduanya tidak membicarakan masalah mengusap wajah setelah do’a, yang dibicarakan hanyalah masalah do’a. Siapa saja yang mengusap wajah setelah do’a, tidaklah mengapa. Namun meninggalkannya, itu lebih afdhol. Karena sebagaimana dikatakan tadi bahwa hadits-hadits yang membicarakan hal itu dho’if. Namun yang mengusapnya sekali lagi, tidaklah mengapa. Hal ini pun tidak perlu diingkari dan juga tidak perlu dikatakan bid’ah.[7]

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaiminrahimahullah ditanya,

ما حكم مسح الوجه باليدين بعد الدعاء؟

Apa hukum mengusap wajah dengan kedua tangan setelah shalat?

Beliau rahimahullah menjawab,

يرى بعض أهل العلم أنه من السنة، ويرى شيخ الإسلام أنه من البدعة، وهذا بناءً على صحة الحديث الوارد في هذا، والحديث الوارد في هذا قال شيخ الإسلام: إنه موضوع. يعني: مكذوب على الرسول صلى الله عليه وسلم. والذي أرى في المسألة: أن من مسح لا ينكر عليه، ومن لم يمسح لا ينكر عليه،

Sebagian ulama memang mengatakan bahwa hal ini termasuk sunnah (dianjurkan). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah sendiri menganggap perbuatan ini termasuk bid’ah (hal yang mengada-ada dalam agama). Bisa terjadi perbedaan semacam ini karena adanya perbedaan dalam menshahihkan hadits dalam masalah tersebut. Syaikhul Islam sendiri mengatakan bahwa hadits yang membicarakan hal ini mawdhu’ (palsu), yaitu diriwayatkan oleh perowi yang berdusta atas nama Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan aku sendiri berpandangan bahwa orang yang mengusap wajah (seusai do’a) tidak perlu diingkari. Begitu pula orang yang tidak mengusap wajah, juga tidak perlu diingkari.[8]

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin dalam perkataannya yang lain mengatakan,

مسح الوجه باليدين بعد الدعاء الأقرب أنه غير مشروع؛ لأن الأحاديث الواردة في ذلك ضعيفة، حتى قال شيخ الإسلام – رحمه الله تعالى -: إنها لا تقوم بها الحجة.

… وإذا لم نتأكد أو يغلب على ظننا أن هذا الشيء مشروع فإن الأولى تركه؛ لأن الشرع لا يثبت بمجرد الظن إلا إذا كان الظن غالباً.

… فالذي أرى في مسح الوجه باليدين بعد الدعاء أنه ليس بسنة، والنبي صلى الله عليه وسلم كما هو معروف دعا في خطبة الجمعة بالاستسقاء ورفع يديه(1) ولم يرد أنه مسح بهما وجهه، وكذلك في عدة أحاديث جاءت عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه دعا ورفع يديه ولم يثبت أنه مسح وجهه.

Mengusap wajah dengan kedua tangan setelah do’a yang lebih tepat, amalan tersebut bukanlah suatu yang dianjurkan. Karena hadits yang menerangkan hal ini dho’if. Sampai-sampai Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa hadits tersebut tidaklah bisa dijadikan hujjah (karena dho’ifnya, pen). Jika memang menurut perasaan kita hal itu benar-benar tidak dianjurkan, maka yang utama adalah meninggalkan amalan tersebut. Karena amalan tidaklah dibangun dengan hanya sekedar perasaan kecuali jika perasaan tersebut benar-benar kuat. Aku pun berpendapat bahwa mengusap wajah sesudah do’a dengan kedua tangan bukanlah termasuk yang disunnahkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana yang telah ma’ruf dalam khutbah Jum’at dan shalat Istisqo’, beliau berdo’a dengan mengangkat tangan. Namun ketika itu tidak didapati kalau beliau mengusap wajah setelah do’a. Begitu pula dalam beberapa hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dijelaskan bahwa beliau berdo’a dengan mengangkat kedua tangan namun tidak shahih jika dikatakan bahwa beliau mengusap wajah.[9]

Syaikh Sholeh Al Fauzan hafizhohullah ditanya, “Apa hukum mengusap wajah setelah berdo’a?”

Jawaban beliau hafizhohullah, “Hadits yang membicarakan amalan tersebut tidak shahih. Namun siapa yang mengamalkan hal ini tidak perlu diingkari. Akan tetapi, yang tidak mengusap wajah setelah berdo’a, itulah yang ahsan (lebih baik).”[10]

Penutup

Nasehat terakhir dari Syaikh Sholeh bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan hafizhohullah, kami rasa sudah cukup sebagai kesimpulan. Artinya hadits yang membicarakan amalan ini dho’if, sehingga tidak perlu diamalkan. Namun tidak perlu ada ingkaru mungkar dalam hal ini karena haditsnya pun masih diperselisihkan dho’if atau hasannya. Yang tidak mengamalkan mengusap wajah sesudah berdo’a, itulah yang lebih baik. Wallahu waliyyut taufiq.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.

Bahir Community
Bahir_id

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Itikaf

🌷Tausiyah Siang🌷

_#Fiqh Ramadhan_

📚 *I’TIKAF*

📢 Saudara dan Saudariku yang dirahmati Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

1⃣ *Pengertian I’tikaf.*

👉 Secara syari’at makna i’tikaf adalah bertempat tinggal di masjid dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah ta’ala yang dilakukan dengan sifat-sifat tertentu [Lihat Syarhu Muslim (8/66) oleh Imam Nawawi].

2⃣ *Dalil Disyari’atkannya I’tikaf.*

📍 Disunnahkan i’tikaf di bulan Ramadhan dan bulan lainnya sepanjang tahun. I’tikaf yang paling utama adalah pada bulan Ramadhan, berdasarkan hadits Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu :

كان النبي صلى الله عليه وسلم يعتكف في كل رمضان عشرة أيام فلما كان العام الذي قبض فيه اعتكف عشرين يوما

_*“Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam biasanya beri’tikaf selama sepuluh hari setiap bulan Ramadlan. Maka ketika di tahun wafatnya, beliau beri’tikaf selama dua puluh hari.”*_ [HR. Al-Bukhari no. 2044]

أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يعتكف العشر الأواخر من رمضان حتى توفاه الله

_*"Bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga Allah mewafatkan beliau."*_ [HR. Al-Bukhari no. 2026 dari ‘Aisyah radliyallaahu ‘anhaa]

👉 Syaikh Albani berkata dalam Qiyamu Ramadhan (hlm. 34) : “Itikaf hukumnya sunnah, baik pada bulan ramadhan maupun pada bulan-bulan lainnya. Dasarnya firman Allah Ta’ala :

وَأَنتُمۡ عَٰكِفُونَ فِي ٱلۡمَسَٰجِدِۗ

_*“... sedang kamu beri´tikaf dalam mesjid...”*_ [QS. Al-Baqarah : 187]

3⃣ *Waktu Pelaksanaan I’tikaf.*

📍 Disunnahkan memulai i’tikaf setelah shalat fajar (shubuh), sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah radliyallaahu ‘anhaa tentang i’tikaf Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam :

إذا أراد أن يعتكف صلى الفجر ثم دخل معتكفه

_*“Apabila beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam hendak i’tikaf, maka beliau shalat fajar kemudian masuk ke tempat i’tikaf-nya.”*_ [HR. Muslim no. 1173]

👉 *Itikaf hukumnya sunnah, terkecuali i’tikaf nadzar, maka seseorang wajib menunaikannya.* Jika ia bernadzar itikaf satu hari atau lebih, maka ia wajib memenuhi apa yang dinadzarkannya itu (Fiqhus Sunnah, I/476). Adapun itikaf yang sunnah yaitu setiap waktu pada setiap harinya sepanjang tahun.

📍 Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah ber itikaf pada sepuluh hari pertama bulan syawwal. Dari Aisyah radhiyaallahu anha dia berkata, _*“....Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah meninggalkan itikaf pada bulan ramadhan sehingga beliau ber itikaf pada sepuluh hari pertama bulan syawwal.”*_ [HR. Bukhari, no. 2033]

👉 Anjuran itikaf lebih dianjurkan pada bulan ramadhan. Waktu mengerjakannya yang paling afdhal adalah pada akhir ramadhan. Sebab, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam selalu ber itikaf pada sepuluh hari terakhir setiap bulan suci ini hingga Allah Ta’ala mewafatkan beliau [Qiyamu Ramadhan, hal 35].

4⃣ *Syarat-Syarat I’tikaf.*

*ⓐ Islam.*

لَئِنۡ أَشۡرَكۡتَ لَيَحۡبَطَنَّ عَمَلُكَ

_*"... Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu ..."*_ [QS. Az-Zumar:65]

*ⓑ Berakal/Tamyiz.*

√ Dari Aisyah radhiyallahu anha, dia berkata bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, _*"Pena (kewajiban syariat) diangkat dari 3 golongan : orang yang tidur hingga ia bangun, orang gila hingga ia berakal atau siuman, dan anak kecil hingga ia baligh."*_ [HR. Abu Dawud, hadis ini dishohihkan Syaikh Albani dalam Al-Irwa, no. 297]

*ⓒ Niat.*

*ⓓ Tidak disyari’atkan melakukan i’tikaf selain di masjid.

√ Berdasarkan firman Allah ta’ala :

وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمۡ عَٰكِفُونَ فِي ٱلۡمَسَٰجِدِۗ ١٨٧

_*"Janganlah kamu campuri istri-istri kalian, sedangkan kamu dalam keadaan i’tikaf di dalam masjid."*_ [QS. Al-Baqarah : 187]

*ⓔ Disunnahkan bagi yang ber i’tikaf hendaknya berpuasa.*

√ Sebagaimana yang dijelaskan dalam atsar dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anhaa :

ولا اعتكاف إلا بصوم

_*"Tidak ada ada I’tikaf melainkan dengan berpuasa."*_ [Diriwayatkan oleh Abu Dawud no. 2473; hasan shahih. LihatShahih Sunan Abi Dawud 2/87]. Maka maknanya di sini adalah puasa tersebut hanya dihukumi sunnah saja, bukan wajib.

5⃣ *Larangan I’tikaf.*

*ⓐ Murtad*

√ Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala :

لَئِنۡ أَشۡرَكۡتَ لَيَحۡبَطَنَّ عَمَلُكَ

_*"... Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu ..."*_ (QS. Az-Zumar:65)

*ⓑ Berjima’/Bersetubuh dengan Istri*

√ Hal ini berdasarkan firman Allah ta’ala :

وَلاَ تُبَاشِرُوهُنّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

_*"Dan janganlah kalian bercampur (berjima’) dengan istri-istri kalian sedangkan kalian dalam keadaan i’tikaf di dalam masjid."*_ [QS. Al-Baqarah : 187]

√ Ibnul-Mundzir berkata :

وأجمعوا على أن المعتكف ممنوع من المباشرة. وأجمعوا على أن من جامع امرأته وهو معتكف عامدًا لذلك في فرجها أنه مفسدٌ لاعتكافه

_*"Para ulama telah bersepakat bahwasannya seseorang yang beri’tikaf terlarang untuk bercumbu. Dan para ulama pun telah bersepakat bahwa siapa saja yang menjima’i istrinya dengan sengaja di kemaluannya dalam keadaan orang tersebut sedang ber-i’tikaf, maka i’tikafnya tersebut batal."*_ [Kitaabul-Ijma’ oleh Ibnul-Mundzir no. 133 dan 134, tahqiq dan ta’liq : Abu ’Abdil-A’la Khalid bin Muhammad bin ’Utsman; Daarul-Atsar, Kairo, Cet. 1].

√ Ibnu Abbas berkata, _*"Jika orang yang itikaf bersetubuh, maka batallah itikafnya dan ia harus mengulanginya."*_ [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, III/92 dan lihat Qiyamu Ramadhan, hlm. 41]

√ Asy-Syaukani rahimahullah dalam kitab As-Sailul-Jarar 2/136 berkata, _*"Dan hal itu adalah merupakan ijma’ (kesepakatan) ummat (para ulama’)."*_ [Sebagaimana dinukil oleh Ibnu Hazm dalam Maraatibul-Ijma’ hal. 48]

√ Meskipun demikian, tidak ada kaffarat bagi orang yang batal itikafnya disebabkan jima’. Sebab, tidak ada riwayat yang menyebutkan keterangan itu, baik dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam maupun dari para Sahabat beliau.

*ⓒ Keluar dari Masjid.*

√ Di antara petunjuk Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah bila beliau melakukan i’tikaf, maka beliau menyendiri di tempat i’tikafnya dan tidak masuk ke rumahnya (keluar dari masjid) kecuali karena hajat manusia yang sifatnya mendesak, seperti mandi apabila junub karena mimpi, buang hajat, dan lainnya.

عن عائشة قالت كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا اعتكف يدني إلي رأسه فأرجله وكان لا يدخل البيت إلا لحاجة الإنسان

Dari ‘Aisyah radliyallaahu ‘anhaa ia berkata : _*"Adalah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam apabila beliau beri’tikaf, beliau mencondongkan kepalanya dan aku menyisir rambutnya. Tidaklah beliau masuk rumah kecuali karena hajat manusia."**_ (HR. Muslim no. 297).

* Beliau mencondongkan kepalanya dengan posisi badannya masih berada di masjid, untuk disisir ‘Aisyah yang berada di rumahnya. Sebagaimana diketahui bahwasannya rumah beliau dekat dengan masjid. Ini menunjukkan bahwa beliau tidak keluar dari masjid kecuali ada kebutuhan yang sangat mendesak.

√ Ibnu Hazm berkata :

واتفقوا على أن من خرج من معتكفه في المسجد لغير حاجة ولا ضرورة ولا بر أمر به أو ندب اليه فان اعتكافه قد بطل

_*"Para ulama telah bersepakat bahwa sesungguhnya seseorang yang keluar dari tempat i’tikafnya di masjid tanpa ada satu keperluan, tanpa darurat, atau tidak karena kebaikan yang diperintahkan atau disunnahkan, maka i’tikafnya batal."*_ [Maratibul-Ijma’ halaman 40]

📝 *Silahkan baca juga beberapa Artikel singkat dan Tanya Jawab Seputar Ramadhan di Telegram Permata Sunnah di :* telegram.me/TanyaJawabPermataSunnah dan di : telegram.me/PermataSunnah

📑 *Referensi :*
- Ensiklopedi Fiqh Praktis Menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah. Karya Syaikh Husain bin 'Audah Al-'Awaisyah.
- Meneladani Rasulullah dalam Berpuasa & Berhari Raya. Karya Syaikh Ali bin Hasan & Syaikh Salim bin Ied al Hilali.
- Ringkasan Hukum-Hukum Puasa (Abul-Jauzaa Blog)

👆 Ya Allah teguhkanlah kami di atas iman dan amal shalih, hidupkan kami dengan kehidupan yang baik dan sertakan diri kami bersama golongan orang-orang yang Beriman.


Bahir Community

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

resep kue sagu renyah

Bahan

* 500 gram tepung sagu
* 150 gram gula pasir halus
* 3 butir kuning telor
* 150 gram mentega blue band
* 50 gram butter
* 1 bks santan kental sachet
* 65ml30 grm susu bubuk indomilk full krim
* 100 gram keju parut kraft

Langkah

1. Sangrai tepung sagu dgn 1 helai daun pandan, sampai daun pandan nya kering, angkat, sisihkan biar dingin.

2. Mixer gula dan mentega sebentar sampai rata tercampur.

3. Tambahkan kuning telor,dan mixer lagi sekitar +-5min sampai mengembang.

4. Masukan tepung sagu, susu bubuk dan santan kental secara perlahan sambil di aduk rata.

5. Taburkan keju parut ke dalam adonan, dan aduk sampai rata dgn spatula (bisa aduk lsg pake tangan)

6. Panaskan oven 190° selama 5-10 min, dan masukan kue ke dalam oven panggang selama +-10min

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Resep Biji ketapang

* Parutan  1buah Kelapa
 (Gunakan buah kelapa yang setengah tua supaya hasilnya nanti renyah)
* Tepung Terigu protein sedang 1kg
  (ayak)
* Kuning sebanyak 1 butir.
* Gula pasir putih ¼ gr
 (jangan gunakan gula pasir yang berwarna agak kuning)
* Margarin 200 gram.(1bungkus)
* Vanili 1 secukupnya.
* Garam 1 sdt
* Minyak goreng setengah liter/ seseuai selera untuk menggoreng

Cara membuat
1. adonan ke (1 )Pecahkan 1 butir telur ayam kocok sampai rata.
     
     *Masukkan ¼ gram gula pasir putihnya, 1 sendok teh garam dapur dan vanili secukupnya.
     *Campur ketiga bahan tadi dengan kocokan telur sampai benar benar tercampur rata.
2. adonan  ke( 2) Masukkan kelapa parut dan tepung
3. Masukkan Adonan 2. Campur semua bahan sampai rata ke adonan ke (1)
4. Masukkan 200 gram margarin ke dalam adonan (1)
5. Campur menggunakan tangan atau di uleni hingga kalis.Bentuk adonan bulat memanjang (seperti betuk bolpoint atau spidol)
6. Potong adonan tadi kecil kecil dengan agak serong
7. Panaskan minyak ke dalam wajan dengan api sedang. Masukkan secukupnya dan goreng Kue Biji Ketapang sampai matang atau berwarna coklat muda. Ulangi sampai semua adonan habis.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

FETISH adalah

Kiriman dari Ummu Alfatih member grup BAHIR 3

ANA MINTA TOLONG DAN MOHON UNTUK DI SHARE ATAU TANDAI TEMAN TEMAN ANTUNNA BOLEH COPAST TANPA IJIN. BANTU SELAMATKAN UKHTY DANNUMMAHAT, JAZAKUMULLAHU KHOYRON.

FETISH
Yang masih tidak percaya dg FETISH
Baca dulu deh...

*copas

🔰semoga kita semua bs meluruskan Niat karena Allaah ta'ala.

⚠PELECEHAN SEXUAL MAYA oleh Feetish-CrossdrSTOP
esser via Facebook!!

Ketika berpapasan dengan akhowaat di jalan aku selalu menundukkan pandanganku, sekilas memandang wajah akhowaat secara langsung pun diriku malu. Tak pantas diri ini memandangi paras elok nan shaalihah sebab haramlah ia untukku. Terlebih dia teman SMA-ku terdahulu, kita sama-sama dalam organisasi ROHIS. Ketika lulus SMA dan kini ada acara reuni akbar dari SMA kami semua bertemu, mereka semua tau bahwa memang sudah dari dulu ku menundukkan pandanganku terhadap semua wanita non mahrom. Jadi, itu bukan masalah lagi buatku dan juga mereka.

Namun ada yang spesial bagiku. Akhowaat berhijab lebar itu selalu menjaga dirinya dari yang bukan mahromnya, bersentuhan saja tak mau, dan selain karena kita dulunya sama-sama aktif di rohis, aku sebagai ikhwaan turutlah memantaskan diriku untuk menundukkan mataku dari bernikmat-nikmat memandangnya sampai sekarang.

Tak lama, aku langsung mencari-cari nama fulanah sang akhowaat itu dalam Facebook-ku, ada ratusan nama yang mirip tapi cuma satu yang dari SMA x ini, Ya aku tidak berani meng-add facebooknya, aku pun tertarik dengan foto profil tentang dirinya yang ia pajang. Hampir satu jam diriku asik membuka-buka album fotonya. Akupun pergi ke kronologinya, akhowaat yang kukenal itu mulai mengunduh fotonya. Dan ternyata itu bermunculan di berandaku tanpa kukehendaki dan tanpa harus berteman. Otomatis kumelihatnya, kuberanikan diriku mengklik fotonya yang baru, tampaklah wajah ayu nan shaalihah ada di depan layar kaca laptopku.

"Di Zoom 10X"

"Di unduh and di save in memmory card"

Wajahku memerah, malu, aku tersenyum memandangnya via Facebook ini. Aku zoom terus hingga batas maximal, lalu ku save di laptop bahkan juga tak lupa di HP-ku. Tidak bisa memandangnya di dunia nyata, tapi di dunia maya inilah aku berpuas hati memandangi setiap senti kecantikan yang ada pada dirinya. Hijab syar'i yang dia kenakan semakin membuat hatiku bertambah gemetar saja, tampak anggunlah dia mengenakannya, shaalihah sekali dirinya. Akhirnya aku inbox dirinya:
"Assalaamu'alaikum, kaifa haaluki yaa ukhtii? Masih ingat ana? Teman SMA anti, kita pernah sekelas juga. Ohya fotomu cantik sekali, subhaanallooh banyak yang kasih komen yang sama untukmu. Semoga istiqomah dalam pakaian hijabmu, Wassalaamu'alaikum."
Dia hanya menjawab salam dan terima kasih padaku disertai icon smile yang manis.

"Andai oh andai dia bisa kumiliki"

"Mungkinkah bisa kumemiliki pasangan seperti dirinya? Sungguh bahagianya aku..."

Hayalan demi hayalan bergelayut dalam jiwaku. Malam demi malam, kekhusyukan sholatku pun terganggu. Bila ku merindu, aku selalu melihati foto-fotonya di HP-ku di manapun dan kapanpun. Kadang, aku dan dirinya seringkali chatting via facebook di inbox alias inbok-inbokan meski kita tidak saling berteman di facebook. Tawa, canda bersama dalam kotak inbox hanya kita berdua, ya cuma kita berdua sahaja.

Suatu hari temanku fulan, datang dan meminjam kamar mandi kostku. Sudah biasa fulan begitu sebenarnya tapi kali ini lain. Betapa kagetnya aku setelah ia keluar dari kamar mandi ternyata ia mengenakan pakaian wanita hijabers!!

Fulan mengatakan padaku sambil menangis terisak-isak di bawah kakiku bahwa dia tak tahan sudah sangat ingin ganti baju seperti ini, dan memohon agar aku membiarkannya dan merahasiakan 'penyakitnya' selama ini.

"Aku tampak alim kah makanya dia percaya tuk membuka rahasianya padaku??"

Kumembisu... lantas kuizinkan dia dan kutinggalkan sebentar, fulan diam-diam membuka folder foto di laptopku, dia simpan banyak foto-foto akhowaat ke HP-nya dari laptopku. Dan saat kukembali, kumelihat fulan sangat bernafsu birahinya seraya ingin melakukan sesuatu sejenis onani yang haram itu. "Hanya karena melihat wanita berhijab rapat???!!"

Aku marah, marah sekali, sebenarnya fulan ini berpakaian wanita karena berjiwa wanita atau berjiwa pria? Aneh! Dan setelah melihatku kecewa, diapun mengaku dirinya seorang crossdresser alias fetish. Innalillaah... Foto-foto akhowaat idamanku dijadikan fantasi zina oleh fulan? Sakit hatiku ini, bagaimana bila istriku jadi korban orang seperti fulan? Lewat hayalan mesumnya pula!!! "Ah!"

~★ IBROH ★~
1). Sebagai wanita, kau tundukkan pandanganmu, kau jaga diri dari lawan jenismu di dunia nyata, tapi kau justru upload fotomu di dunia maya??? Fotomu disimpan oleh para lelaki, dipuja dan dijadikan fantasi oleh orang-orang yang memiliki penyakit hati, jiwa, dan mentalnya seperti ikhwaan gadungan dan crossdresser. Tidakkah kau malu berhijab untuk menutup kecantikan dari lelaki tapi malah bergaya paling manis di depan kamera dunia maya?? Tidakkah kau berpikir betapa banyak ikhwaan yang bisa memandang dengan mata terkagum-kagum bahkan penuh nafsu dan menyimpan fotomu??
Tidakkah kau punya malu??

2). Sebagai seorang ikhwaan, janganlah gadungan bin abal-abal. Di dunia nyata tampak 'alim. Di dunia maya justru melalang buana men-searching para akhowaat. Jaga mata dan jaga hati kok setengah-setengah?? Apa gak malu di dunia nyata terjaga tapi malah nyimpen & memandangi foto-foto lawan jenis dari dunia maya??? Bahkan berkhalwat berduaan inbox-inboxan??? Apa sudah berani melawan perintah Robbmu???

3). Waspadalah, bisa jadi 10 dari 50 orang teman anda selama ini adalah seorang fetish alias crossdresser akut!!! Hi who knows??? Dunia ini makin banyak orang 'sakit jiwa'. Makanya jangan pernah upload foto termanis-mu di sini, hapuslah, mau pake hijab syar'i atau tidak tetep saja akan jadi hayalan orang-orang yang ber'penyakit' dan hilang sudah makna hijab itu sendiri.
Yang bercadar saja masih kena jadi korban hayalan mesumnya crossdresser yang 'fetish' banget (tergila-gila) sama keindahan mata tok. Hmm... mau coba-coba?

~★APA ITU FETISH DAN CROSSDRESSER?★~

Crossdresser = Fetish, tapi fetish belum tentu crossdresser, alloohu a'lam

Feetish itu sifatnya, fetish: mencintai (tergila-gila) bahkan mengoleksi benda2 para wanita (seperti cadarnya saja, atau jilbabnya saja, atau kaos kakinya saja, bra nya saja) makanya kan suka ada tuhpencuri pakaian dalam atau.bisa juga fetish mencintai bagian2 tubuh tertentu wanita (sprti matanya saja, atau kaki saja, atau tangan saja). Tak peduli sejelek apapun wajahnya kalo dia suka sama bentuk hidungnya (misalnya) ya tetap wanita tsb akan terus diincar. Ada juga yang fetish banget sama lebih dari 1 kesukaan, makanya orang yang fetish suka bikin Facebook palsu dan berpura2 sebagai wanita muslimah maksudnya biar bisa berteman dengan para ummahat dan akhowat. Kalau sudah berhasil berteman, orang fetish diam2 akan mengoleksi foto-foto wanita dan menjadikannya pusat fantasi alias hayalan mesum mereka untuk bermasturbasi atau beronani ria. Onani/masturbasi itu haram hukumnya (jumhur ulama).

Sedangkan crossdresser (bahasa latinnya transvetism) itu pelaku yg senang/hobi memakai pakaian lawan jenisnya demi kepuasan sexualnya (tapi bukan banci). Ini merupakan kelainan mental, kelainan sexual di mana hasrat sexnya tdk bisa bangkit kecuali dgn hal2 khusus yang dia senangi saja melalui hayalan2 mereka pada wanita entah via foto dari kelentikan tangan kita saja, mata kita yang bercadar atau bisa juga foto stelan gamis kita saking sudah akutnya, dll. Jika sakit mentalnya sudah akut, bs sampai kpd kasus penipuan dan penculikan dengan puar2 ingin kopdar misalnya. Nah... Hati2 saudari-saudariku ukhtii muslimah...

Fetish or Crissdresser ini ada banyak tipe macamnya, ada yang cinta dengan kelompok hijabers, dengan wanita-wanita sexy, atau dengan wanita-wanita gak berhijab. Tergantung libido mesumnya aktif bila melihat foto yang mana. Aneh kan cuma melihat foto wanita berhijab atau mata bercadar saja bisa menjadi tempat hayalannya, mau dihayalin porno sama orang2 seperti mereka???? Sok atuh upload bae sono foto-foto genit kalian.... hm #gemez

*NB: Kisah hanya ilustrasi yang diangkat dari fakta nan aktual. Mengenai crossdresser kalau gak percaya silahkan cari sendiri di google, komunitasnya sudah banyak di Indonesia!!

✅silahkan dishare

Oleh: Saudarimu Ummu Al-Mufarrid

Ana copast dari Evi UmmuGhifari Az Zubair

REPOST BY *BAHIR_ID*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS