Akun save. Diberdayakan oleh Blogger.

.

RSS

Ramadhan Adalah madrasah ahlak


Oleh Ustadz Ronal Yahya

🍃 *Ramadhan sebagai Madrasah Akhlak*

Allah Ta'ala berfirman:

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻛُﺘِﺐَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢُ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ ﻛَﻤَﺎ ﻛُﺘِﺐَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻜُﻢْ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗَﺘَّﻘُﻮﻥَ

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183).

Ayat diatas menegaskan bahwa tujuan utama diwajibkannya puasa adalah menghidupkan sikap takwa di dalam hati dan menumbuhkan akhlak yang mulia di dalam jiwa.

Puasa merupakan salah satu sarana meningkatkan  rohani dan akhlak seorang mukmin, sehingga mampu  membawanya untuk taat dan patuh terhadap apa yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, serta mencegahnya dari sesuatu yang berasal dari ucapan dan perbuatan yang tercela.

Dengan puasa seorang hamba dapat menundukkan syahwat dan tidak mengikuti hawa nafsu yang selalu mengajak pada kejahatan, dan mencegah dirinya dari ucapan kotor, dosa, dan permusuhan atas orang lain. Rasulullah saw. berada:

ﻭﺍﻟﺼِّﻴﺎﻡُ ﺟُﻨَّﺔ، ﻭﺇِﺫﺍ ﻛﺎﻥَ ﻳﻮﻡُ ﺻﻮﻡِ ﺃﺣﺪِﻛﻢ ﻓﻼ ﻳَﺮﻓُﺚْ ﻭﻻ ﻳَﺼﺨَﺐ، ﻓﺈِﻥ ﺳﺎﺑَّﻪُ ﺃﺣﺪٌ ﺃﻭ ﻗﺎﺗَﻠﻪُ ﻓﻠْﻴَﻘُﻞْ ﺇِﻧﻲ ﺍﻣﺮﺅٌ ﺻَﺎﺋِﻢ .

"Puasa itu ibarat perisai. Pada saat puasa, janganlah kamu mengucapkan kata-kata kotor, tidak sopan dan tidak enak didengar, dan jangan pula ribut bertengkar. Jika di antara kalian ada yang memaki atau mengajak berkelahi, hendaknya dikatakan kepadanya, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa." (HR. Bukhari, Muslim, Nasa’I, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)

Puasa juga melatih kesabaran setiap muslim dan menahan hawa nafsu, seperti jika ada seseorang yang mencelanya atau mengajak berkelahi maka secara otomatis orang yang berpuasa akan mengatakan bahwa dirinya sedang berpuasa dan diapun enggan melakukan perbuatan yang tercela.

ﻓﺈِﻥ سبهُ ﺃﺣﺪٌ ﺃﻭ ﻗﺎﺗَﻠﻪُ ﻓﻠْﻴَﻘُﻞْ ﺇِﻧﻲ ﺍﻣﺮﺅٌ ﺻَﺎﺋِﻢ

"Jika di antara kalian ada yang memaki atau mengajak berkelahi, hendaknya dikatakan kepadanya, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.”

Puasa juga memiliki manfaat yang tiada duanya, yaitu manfaat mendapatkan sesuatu dan terhindar dari sesuatu. Seperti diketahui, naluri manusia selalu berujung pada dua hal, yaitu ingin mendapatkan sesuatu yang enak lagi nikmat serta terhindar dari sesuatu yang tidak enak apalagi menyakitkan. Ibadah puasa, selain mendapatkan sesuatu yang paling enak yang tiada taranya yaitu surga, juga akan terhindar dari sesuatu yang paling tidak enak yaitu neraka. Rasulullah saw. bersabda:

ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﺳﻌﻴﺪٍ ﺍﻟﺨُﺪﺭﻱِّ ﺭﺿﻲَ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ : ﺳﻤﻌﺖُ ﺍﻟﻨﺒﻲَّ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻘﻮﻝ : ‏ ﻣَﻦ ﺻﺎﻡَ ﻳَﻮﻣﺎً ﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞِ ﺍﻟﻠﻪ ﺑَﻌَّﺪَ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺟﻬَﻪُ ﻋﻦِ ﺍﻟﻨﺎﺭِ ﺳﺒﻌﻴﻦَ ﺧَﺮﻳﻔﺎً .

Dari abu Sa’id al-Khudri r.a. berkata : Nabi saw. bersabda: “Barang siapa yang berpuasa di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan mukanya dari neraka selama tujuh puluh tahun karena puasa hari itu.” (HR. Bukhari)

Bulan Ramadhan merupakan bulan pendidikan, melatih setiap muslim membentuk akhlak yang mulia. Akhlak mulia harus dimiliki oleh setiap muslim, karena akhlak mulia merupakan salah satu identitas seorang muslim bahkan keimanan seorang muslim dikatakan tidak sempurna sehingga dia memiliki akhlak yang mulia, sebagaimana sabda Rasulullah saw.

ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻗﺎﻝ : ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ‏ ﺃﻛﻤﻞ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﺇﻳﻤﺎﻧﺎً ﺃﺣﺴﻨﻬﻢ ﺧﻠﻘﺎً

Dari abu Hurairah berkata : Rasulullah saw. bersabda : "Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang mukmin yang paling baik akhlaknya diantara kalian." (HR. Ahmad)

Wallaahu 'Alam

Dari web komunitas Tahajjud Berantai/Kutub.
Diposting kembali oleh grup WhatsApp *Bahir Community*
Semoga bermanfaat.

*Bahir_id*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar