🌾 [ *Keutamaan Menuntut Ilmu* ]
📝Faidah Ringkas
👤Ustadz Dr. Abdullah Roy, Lc.MA
🏢De Halal Mart Lt.2, Jl. Kaliurang km 9
Sleman, Yogyakarta
_Bismillah, alhamdulillah washalatu wasallamu'ala Rasulillah_
1. Mengetahui keutamaan menuntut ilmu sangat penting bagi :
a. Siapa saja yang sudah lama ngaji, dalam rangka untuk mengingat kembali (muroja'ah)
b. Siapa saja yang baru/akan ngaji, agar termotivasi untuk belajar
2. Peringatan akan bermanfaat bagi orang2 yang beriman, sehingga istiqomah di atas ketaatan kepada Allah Ta'ala...
3. Sesungguhnya orang yang takut kepada Allah adalah Ulama yakni orang yang memiliki ilmu serta takut yang sempurna berdasarkan ilmu..
4. Allah Subhanahu wa ta'ala menyuruh Nabi Nya meminta tambahan ilmu..
5. Hendaklah kalian bertanya kepada ulama apabila tidak mengetahui
6. Apakah sama orang yang tahu dengan orang yang tidak tahu, hewan terdidik memiliki harga berbeda dengan hewan tidak terdidik...
7. Allah Ta'ala akan mengangkat derajat orang2 berilmu yang beriman diantara kalian...
8. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, ....(i)
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah akan memahamkannya dengan agama.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Mu’awiyah radhiyallahu’anhu]
✅ Kebaikan berupa ilmu agama bukan berupa jabatan, harta, kekuasaan. Orang yang tidak Allah Kehendaki kebaikan maka Allah tidak pahamkan agama baginya jika ada yang demikian maka segera Bertobat...
9. Terputus amal jika telah meninggal dunia :
a. Shodaqoh Jariyah
b. Ilmu yang dimanfaatkan
c. Anak sholeh yang mendoakan orang tuanya
10. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: (ii)
{ إِنَّ الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ مَلْعُونٌ مَا فِيهَا إِلَّا ذِكْرُ اللَّهِ وَمَا وَالَاهُ وَعَالِمٌ أَوْ مُتَعَلِّمٌ }
“Dunia itu terlaknat dan segala yang terkandung di dalamnya pun terlaknat, kecuali orang yang berdzikir kepada Allah, yang melakukan ketaatan kepada-Nya, seorang ‘alim atau penuntut ilmu syar’i.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah. Dalam Shohihul Jami’, Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)
11. Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (iii)
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
"Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)
Maksud jalan ada 2 yakni :
a. Secara Hakiki - jalan yang dilalui di dunia nyata
b. Secara Maknawi - metode/cara tidak harus menempuh perjalanan
Semisal : membaca, mendengar
Mempelajari Ilmu Agama dilakukan secara bertahap...
Dalam prakteknya :
a. Jihad memerlukan ilmu
b. Seluruh pintu2 kebaikan memerlukan ilmu..
12. Para Malaikat meletakkan sayap2nya (menaungi) kepada para penuntut ilmu karena Malaikat ridho kepada penuntut ilmu..
13. Allah memberikan karunia yang besar, seluruh Makhluk akan memohonkan ampun kepada seorang penuntut ilmu/alim...
14. Ahli ilmu dengan Ahli Ibadah, perbandingannya seperti bulan dengan seluruh bintang2 di langit...
Maksudnya adalah Cahaya Bulan untuk orang lain, sementara Cahaya Bintang hanya untuk dirinya sendiri..
15. Ikhlas Menuntut Ilmu
a. Menghilangkan Kebodohan pada diri sendiri
b. Menghilangkan kebodohan pada orang lain...
c. Menghidupkan ilmu
d. Menjadi contoh yang dapat mempengaruhi saudara2nya..
Wallahu a'lam
🖋Pecinta Sunnah - Jogja
🗓Sabtu, 20 Rabiul Tsani 1439 H/6 Januari 2018
📚Referensi :
i. Faidah Kajian Metode Menuntut Ilmu oleh Ustadz Sofyan Chalid Ruray di Mesjid Pogung Dalangan, 2016
ii. https://muslim.or.id/5635-ketahuilah-dunia-itu-terlaknat-2.html
iii. https://rumaysho.com/12363-menuntut-ilmu-jalan-paling-cepat-menuju-surga.html